Top Menu

Tuesday, 20 January 2015

Kita Hanya Bisa Mendekati Kesempurnaan



           Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan referensi tempat konsultasi masalah dari seorang teman, yaitu blog Rumah Konsul. Setelah saya baca beberapa artikel dan masalah – masalah yang pernah publikasikan blog ini, saya pun akhirnya tertarik untuk menceritakan masalah yang saya alami.
            Salam kenal saya Imam, mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Kota Padang.
saya ingin berbagi cerita saya pada blog ini, semoga Rumah Konsul bisa memberi solusi mengenai masalah yang akan saya ceritakan.
            Saat ini saya sedang berpacaran dengan seorang cewe yang berbeda kampuz dengan saya, hubungan yang kami jalani baik – baik saja, begitu juga anggapan orang – orang terdekat yang mengenal kami. Namun dibalik itu semua saya sendiri merasa ada ketidak puasan pada diri saya dalam menjalani hubungan ini. Sikap saya yang Oportunis ini, terkadang saya tidak bahagia seutuhnya. Padahal saya menyadari dia tulus mencintai saya. Seperti yang saya katakan tadi, sikap Oportunis ini selalu memaksa saya untuk mencari seseorang yang bisa memberi saya kebahagiaan yang lebih. Jadi menurut Rumah Konsul hal apa yang harus saya perbuat, apakah saya akhiri hubungan ini, atau tetap mempertahankan nya???

Solusi:
            Terima kasih Imam telah mau mempercayai blog kami dalam penyelesaian masalah yang kamu hadapi. Pada masalah Imam ini kami menarik kesimpulan, bahwa, ingin mencari seseorang yang kita anggap bisa membahagiakan kita seutuh nya itu sah – sah saja, karena tentunya kita selalu ingin mencari yang menurut kita sesuai dengan yang apa kita ingin kan. Hanya saja yang perlu kamu ingat saat ini kamu sedang menjalani hubungan yang bahkan kalian berdua anggap baik – baik saja, tentunya kamu juga harus menjaga perasaan pasangan kamu. Yang tulus mencintai kamu, misalkan kamu cari pasangan yang baru belum tentu cinta nya sebesar yang kamu rasakan saat ini. Jadi sebelum berpikir untuk meninggalkan nya. Pikirkan dulu dengan sangat matang. Saran yang bisa kami berikan pada masalah Imam ini, lebih baik kamu pertahankan hubungan ini.

2 comments: