Sales Promotion girl (SPG), sebuah profesi bagi seorang wanita, dominan nya bekerja pada malam hari, tergantung dari produk apa yang dijual nya. Mulai dari kosmetik, gadget, hingga yang lumrah kita temukan yaitu rokok. Seperti SPG rokok, para SPG ini biasanya pergi menuju tempat – tempat nongkrong para lelaki, baik itu mahasiswa dan karyawan – karyawan kantor yang sedang beristirahat karena telah beraktivitas seharian. Tempat nongkrong pun beragam mulai dari emperan jalan, cafĂ©, hingga tempat hiburan malam seperti pub.
Disanalah para SPG menawarkan produk
yang mereka jual, terkadang lelaki yang mereka hampiri membeli produk mereka,
namun ada juga yang sekedar bercanda seperti minta no hp, pin BB, dan menanyakan
hal yang terkadang sudah menyangkut privasi mereka, seperti udah punya pacar
apa belum, hmmm. Perlakuan – perlakuan seperti itu sudah lumrah terjadi. Saat
para SPG ini berada di lingkungan tempat tinggal dan lingkungan tempat kuliah
mereka, tak jarang mereka merasa dihakimi oleh lingkungan sekitar, dianggap
perempuan malam, liar, glamour, hal itu terkadang membuat para SPG merasa
rendah diri.
Namun jika kita mengambil dari sudut
pandang lain, sebenarnya ada dorongan yang membuat mereka mau bekerja seperti
ini, jika mereka punya pilihan, mereka pun juga ingin seperti mahasiswi
lainnya, pergi kuliah ke kampus, pulang ke rumah bikin tugas kuliah, jika butuh
uang, tinggal minta sama orang tua. Tidak perlu mereka diterpa angin malam yang
sangat mencekam hanya untuk mendapatkan pundi – pundi rupiah demi kelangsungan
pendidikan mereka. Apakah hal ini pernah terpikirkan oleh kita yang selama ini
diberikan kenyamanan fasilitas dan materi yang cukup oleh orang tua kita. Tentu
nya tidak, karena kita cenderung menghakimi profesi mereka tanpa melihat latar
belakangnya.
Mereka selalu menebarkan senyuman,
namun dibalik senyuman itu tersimpan tangis yang sangat mendalam. Mereka
mengorbankan masa muda, masa bermain, hanya untuk pendidikan mereka tetap
berlanjut. Banyak diantara kita menganggap mereka tidak bernilai, segala
kehidupan malam telah masuki, baik dan buruk nya telah mereka alami, namun
disinilah letak nilai mereka sesungguhnya, mereka tidak pernah menyerah dengan
keadaan sulit yang menghampiri mereka. Mereka bagaikan permata yang bernilai, walaupun berlumpur.
Nahh..
Sedikit kisah yang kami berikan ini semoga dapat mengubah mindset kita dalam memandang atau memberikan Persepsi terhadap orang – orang disekeliling kita..
Tetap
semangat ya, para wanita tangguh yang bekerja, meski diselimuti keheningan
malam yang mencekam. Salam kami Rumah
Konsul.

Kerennnnnnnnn putttttttttttttttt, nangis ane baca nya,,,............ ehh slahh,, tra... :D
ReplyDeleteTerima Kasih gan, jangan lupa cek terus blog kami :)
ReplyDeleteWeeeww..pas bgt yah gan !! Lanjuuttkan OK fix...hehe
ReplyDeleteSama2 Indy ... oke siip Lanjutkan
ReplyDelete